IPB

IPB Badge

pagi itu kita terbangun, entah sudah pagi yang ke berapa?
membuka hari dengan buku-buku yang sudah sekian kali kita baca,
entah suda sampai halaman ke berrapa?
masih dengan lusuhnya putih abu-abu kita berangkat.
masih menyusuri jalan yang sudah sekian kali kita lewati,
mengucap salam entah kepada siapa? tempat ini tidak pernah asing, tidak pernah biasa, tidak pernah bosan dan tidak akan pernah lupa.
disana kami melihatmu berdiri, entah sejak kapan? dan bersama siapa?
disana kami melihatmu menangis, entah kenapa? dan menangisi apa?
disana kami juga melihatmu tertawa, entah kenapa? dan menertawai apa?
mungkin kita tidak saling mengenal, tapi kita berdiri di tempat yang sama.
entah dimana? mungkin di ruangan yang sama? mungkin barisan yang sama? atau muungkin di meja yang sama.
dan entah sejak kapan, kami mulai tersadar, KAMU BAGIA DARI KAMI.
setiap hari kita selalu melangkah di lorong yang sama, Entah lorong yang mana?
dan tanpa kita sadari, tiga tahun sudah kita disini.
sayangnya terlalu banyak pertanyaan untuk mengingat semuanya.
dan entah sudah pertanyaan yang ke berapa?
untuk itu TransmemorieS ada.
ingatan hari itu, entah hari apa? dan entah tentang apa dan siapa? kami masih menyimpannya. ingatan itu tidak hanya kami simpan begitu saja, kami juga berharap kita yerus saling mengisinya dan membaginya, entah sampai kapan? sampai kita tidak akan pernah lupa.
unforgetablememories.
mulai dari sini kita akan tahu,
kapan buku-buku itu selesai kita baca?
kapan putih abu-abu itu mulai lusuh?
siapa saja yang menjawab salammu pagi itu?
siapa saja yang ada di ruangan yang sama denganmu?
di barsan yang sama denganmu?
atau bahkan di meja yang sama denganmu?
mungkin kami ada di situ.
siapa saja yang melihatmu menangis? apa yang kau tangisi? mungkin kami tahu apa itu? dan mungkin kami bisa menangis bersamamu.
siapa saja yang melihatmu tertawa? apa atau siapa yang kamu tertawakan? andai saja kami tahu itu, kami juga mau tertawa bersamamu.
siapa saja yang menelusuri lorong yang sama denganmu? kami juga akan ada di sana saat itu.
semua jawaban tu masih tersimpan dan tidak akan pernah hilang. karena sapa saja termasuk kamu dapat saling menuangkannya mengisinya dan mengisinya dalam TransmemorieS.

..mulai dari sini..

YANG PALING MENYENTUH ADALAH SAAT AKU LIAT ANAK-ANAK ITU, ANAK-ANAK JALANAN YANG MASIH BERKELIARAN DI JALAN DENGAN SENJATANYA, SEBAGIAN PENGAMEN, ATAU HANYA PENGEMIS. AKU LIHAT SENYUM MEREKA. TAPI AKU TAU ITU SEMUA TOPENG. HIDUP MEREKA ENGGAK SEINDAH ITU.

DUA EMPAT NOL NOL. CUMA INI YANG BISA AKU LAKUKAN DEMI KEIKMATAN DIRI SENDIRI. ANGIN MALAM ITU, CAHAYA LAMPU ITU, SUARA KENDARAAN ITU, SEMUA SEPERTI NYANYIAN MALAM TANPA PANGGUNG.

THIS IS ME

THAT WAS ME

AND THIS IS I’M GONNA BE

INSIDE ME OUTSIDE ME

PHYSICALLY SIMPLE MENTALY COMPLICATED

TERNYATA BENAR, MALAM ITU ADALAH PENGUNGKAPAN SEMUA RAHASIA YANG DIPENDAM SELAMA MATAHARI BERSINAR. PARA MALAIKAT MUNCUL DARI BALIK SAYAPNYA, DAN MANUSIA MEMBUKA TOPENGNYA. MALAM ITU TIDAK ADA LAGI YANG MALU-MALU MELINTASI JALAN YANG MUNGKIN SEBAGIAN KECIL ORANG SAJA YANG TAU, RUTINITAS APA SAJA YANG AKAN DI PERTONTONKAN. OEH MEREKA YANG MERASA HANYA PUNYA HAK HIDUP DAN MEMPERTAHANKAN HIDUP SELEWAT MALAM LARUT.

TAPI BUAT KU, AKU LEBIH MEMILIH TEMPAT ITU. AKU LEBIH MENIKMATI KESENDIRIAN ITU. DAN AKU LEBIH MERASAKAN KEGILAAN ITU. DUDUK DI ATAS MOTOR, MINUMAN RINGAN, KENTANG GORENG, ATAU MAKANAN LAINNYA. CUKUP CELANA PENDEK, SEPATU SLIP ON, JANGAN LUPA JEANS JAKET. DAN YANG TERPENTING ENGGAK NGEROKOK.